Thursday, May 15, 2008

Small country

Coba fikirkan apa yang pernah di katakan oleh seorang pengajar yang mungkin memang benar juga refleksinya. Kalau mau melhat negara besar bisa dilihat dari contoh kecil bisa dalam rumah tangga atau apapun yang lainnya. Disini saya mau ambil contoh Sebuah WARung yang dikelola oleh seorang keluarga, pada mulanya warung ini berjalan seperti warung lainnya. Dengan berjalannya waktu akhirnya Si Suami dan Istri pengelola warung ini mempunyai anak, dari kecil hingga dewasa. Semua biaya dan kebutuhan hidup dibiayai dari usaha warung tersebut. Hingga suatu hari si Anak(Laki-laki) ini menikah dan juga akhirnya hidup bersama istrinya dari pengelolaan warung tersebut. Jadi beban warung tersebut telah bertambah menjadi empat orang yaitu Si Suami, Istri, Anak dan Menantunya. Lama kelanmaan kebutuhan akan hidup meningkat dan juga usaha warung perlu di majukan, akhirnya diambik keputusan oleh si Suami ini untuk mengambil Hutang/Kridit peralatan warung sehingga beban warung menjadi bertambah. Lama kelamaan beban semakin berat dan akhirnya diputuskan Si anak untuk membeli kebutuhan hidupnya di warung tersebut, "Bayangkan dengan keputusan berat ini si Anak Subsidinya di cabut" Okelah yang penting kelangsungan warung tetap bejalan. Semakin berjalan roda kehidupan maka beban makin bertambah dengan banyaknya kenaikan biaya hidup, maka beban warung tersebut menjadi beratambah. Kemudian dengan sangat menyesal si Suami mengambik keputusan tahap kedua yaitu mencabut subsidi buat menantunya aga warung tetap bejalan, sehingga si menantu untuk kebutuhan makannya harus membeli di warung Bapaknya. Cerita ini begitu seterusnya hingga akhirnya tiba giliran buat si Istri dan Suami harus membeli makanan diwarungnya sendiri, ironis sekali memang hingga sang pemilik beserta keluarganya harus membeli kebutuhan makannya di warungnya sendiri.
Gambaran ini cuma sekedar untuk mengambarkan SAYA,KAMI,KITA,MEREKA dinegara INDONESIA tercinta ini harus membeli apa yang kita miliki dan usahakan, kemana? sebenarnya hasil jerih payah yang telah kita upayakan?
Bayangkan jika anda mempunyai sumur air "minyak" yang dapat kita timba sendiri tapi kita mempekerjakan orang lain untuk menimbanya lalu kita membeli air "minyak" dari orang tersebut BAYANGKAN ?!@#$%^&**()>>>..... >>_^*(Q$^*!^!@^

No comments: